Sumber artikel: glutamate.org

Monosodium glutamat (MSG) adalah salah satu asam amino paling berlimpah di muka bumi dan merupakan komponen penting dari protein. Zat ini merupakan komponen alami yang terdapat di tubuh dan makanan kita. Bahan makanan yang sering ditemui sehari-hari seperti tomat, keju dan jamur kaya akan kandungan glutamat. Bukan rahasia bahwa bahan makanan ini sering kita tambahkan ke dalam masakan karena kualitas dari cita rasanya.

Glutamat dalam makanan memberikan cita rasa yang unik atau biasa disebut sebagai umami. Umami inilah yang kita kenal dengan istilah ‘gemuk,’ ‘kaldu,’ atau ‘gurih’ dalam bahasa sehari-hari. Sejarahnya, glutamat sendiri sudah menjadi komponen bumbu penambah rasa sejak zaman Romawi kuno dan juga di Jepang sejak lebih dari 1200 tahun lalu.

Ada dua jenis glutamat. Glutamat bebas, yaitu glutamat yang tidak terikat pada protein, dan glutamat yang terikat pada asam amino lain sebagai bagian dari protein. Glutamat bebas adalah yang memiliki rasa umami dan berperan dalam kelezatan sebuah makanan. Makanan dengan tingkat glutamat bebas yang tinggi, seperti keju dan tomat matang sering digunakan di dapur karena rasanya yang khas dan nikmat. Glutamat sendiri memiliki sifat yang meningkatkan rasa alami dari bahan-bahan makanan dan paling efektif bila digunakan untuk makanan gurih yang mengandung protein seperti olahan daging dan sayuran.

“Melalui proses fermentasi yang mirip dengan yang digunakan untuk“ membuat cuka atau kecap, MSG dihasilkan dari sumber alami seperti pati atau tetes tebu yang berasal dari bit gula atau tebu.

Kandungan Glutamat Bebas Dalam 100g Makanan:

“Bahan makanan ini sering dipilih karena rasanya yang khas”

Keju Parmesan 1680mg
Tomat 246mg
Kerang simping 159mg
Jagung 106mg
Jamur 180mg
Ayam 22mg
Daging 10mg
Udang 43mg

Artikel lainnya